Macam-Macam Bencana Alam

Jika kita sadar bahwa sering ada macam-macam bencana alam terutama di Indonesia yang akan mengancam kelestarian alam, cagar budaya, kerugian dan kehidupan manusia. Ini beberapa potensi bencana alam yang selama ini terjadi


Banjir
Banjir sebagai fenomena alam terjadi sebagai akibat akumulasi beberapa faktor yaitu terkait dengan ulah manusia, intensitas hujan, kondisi daerah hulu, kondisi sungai, bendungan, dan kondisi daerah hilir (pasang surut air laut, kedangkalan).

Potensi terjadinya ancaman bencana banjir lebih disebabkan oleh ulah manusia yang melakukan penebangan pohon secara tidak terkendali, pembangunan fisik di hulu maupun di tepi sungai, pembuangan sampah menyebabkan rusaknya tata ruang dan daerah tangkapan air.

Gempa Bumi
Bencana yang dapat timbul oleh gempa bumi ialah berupa kerusakan atau kehancuran benda, bangunan, struktur cagar budaya dan konstruksi prasarana fisik (seperti jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan laut/udara, jaringan listrik dan telekomunikasi, dll), serta bencana sekunder yaitu kebakaran, kepanikan, dan bencana sekunder lainnya.

Tsunami
Tsunami adalah gelombang pasang yang timbul akibat terjadinya gempa bumi di laut, letusan gunung api bawah laut atau longsoran di laut. Namun tidak semua fenomena tersebut dapat memicu terjadinya tsunami. Tsunami berakibat kemusnahan cagar budaya di lokasi tersebut dan konstruksi prasarana fisik (seperti jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan laut/udara, jaringan listrik dan telekomunikasi, dll), serta bencana sekunder yaitu kepanikan,dan bencana sekunder lainnya.

Letusan Gunung Api
Pada letusan gunung api, bencana dapat ditimbulkan oleh jatuhan material letusan, awan panas, aliran lava, gas beracun, abu gunung api, dan bencana sekunder berupa aliran Iahar. Letusan berakibat kerusakan, kehancuran, dan kemusnahan benda, bangunan, struktur cagar budaya dan konstruksi prasarana fisik (seperti jalan, jembatan, bendungan, pelabuhan laut/udara, jaringan listrik dan telekomunikasi, dll), serta bencana sekunder yaitu kebakaran, kepanikan, dan bencana sekunder lainnya.

Tanah Longsor:
Tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat dari terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng dan jurang. Pemicu dari terjadinya tanah longsor disebabkan oleh banyak faktor seperti curah hujan yang tinggi, gempa, kelerengan tebing, dll. Kerusakan yang ditimbulkan berupa kerusakan cagar budaya, jiwa manusia, dan lingkungan.

Kebakaran
Kebakaran adalah peristiwa terjadinya kobaran api yang dasyat yang disebabkan oleh faktor alam dan manusia. Kondisi cuaca yang kering menimbulkan efek panas yang sangat tinggi, material yang mudah terbakar, terbatasnya sarana pencegah kebakaran menjadi penyebab mudahnya terjadi kebakaran. Kerusakan yang ditimbulkan berupa kerusakan dan musnahnya cagar budaya, jiwa manusia, dan lingkungan.

Bencana Angin Topan
Tekanan, hisapan dan tenaga angin meniup selama beberapa jam. Tenaga angin yang kuat dapat merobohkan bangunan. Umumnya kerusakan dialami oleh bangunan dan bagian yang non struktural seperti bagian atap dan sebagainya. Kebanyakan angin topan disertai dengan hujan deras yang dapat menimbulkan bencana lainya seperti tanah longsor dan banjir.

Bencana akibat Ulah Manusia
Manusi justru sering menimbulakan bencana besar. munculnya konflik sosial, terorisme, dan konflik bersenjata merupakan konsekuensi dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara di Indonesia yang multietnik. Bencana ini menimbulkan kerusakan dan musnahnya cagar budaya, jiwa manusia, dan lingkungan

sumber: http://kebudayaan.kemdikbud.go.id